Belanja dan wanita adalah dua kata yang sulit dipisahkan. wanita memang sudah tak terelakan dari image manusia yang paling konsumtif didunia. Dari sepatu stilleto runcing berhak tinggi yang bisa mencapai 12cm, atau oversized bag yang sangat berat, hingga baju dan celana yang sangat ketat supaya bisa terlihat lebih ramping.
Malah banyak wanita yang tak masalah harus tersiksa demi fashion. Mereka seperti tidak peduli dengan kata "nyaman". selama terlihat bagus, dan bisa menambah nilai plus untuk penampilannya maka mereka rela bersempit-sempit ria.
Malah banyak wanita yang tak masalah harus tersiksa demi fashion. Mereka seperti tidak peduli dengan kata "nyaman". selama terlihat bagus, dan bisa menambah nilai plus untuk penampilannya maka mereka rela bersempit-sempit ria.
Baru semalam saya membaca sebuah artikel tentang skinny jeans yang bisa menyebabkan sakit saraf. Disitu Dr. John England, neurologis dari American Academy of Neurology, New Orleans, mengatakan, “Pada beberapa orang, saraf sangat rentan terhadap tekanan" dan menurut riset
Skinny jeans bisa menjadi salah satu penyebabnya jika sering dikenakan. karena skinny jeans bisa menciptakan suatu kondisi yang dinamakan meralgia paresthetica, yang juga disebut sebagai ’sindrom sensasi menggelitik di paha’ (tingling thigh syndrome).
Hal ini bisa terjadi jika ada tekanan secara terus-menerus. Celana superketat yang selalu menjadi trend ini bisa menghambat saraf femoral, yang menciptakan rasa kebas, atau rasa terbakar di daerah paha.
Pada umumnya, penderita kelainan pada saraf semacam ini adalah para pekerja konstruksi, atau polisi dengan sabuk yang diikatkan di paha, bisa juga pada wanita hamil atau orang dengan kondisi obesitas. Namun, belakangan, kondisi semacam ini sering ditemukan pada wanita dengan berat badan normal. Penyebabnya, tak lain dan tak bukan, celana denim yang terlalu ketat.
Walaupun menurut Dr. William Madosky, pelaku kesehatan chiropractic dari Richmond Heights, Missouri mengatakan belum ada catatan bahwa rasa sakit di paha akibat tekanan tersebut bisa menjadi sakit permanen. Karena biasanya hanya sementara, asal penyebab tekanan tadi diganti, dan tidak lagi dikenakan, tapi ada baiknya kita lebih hati-hati dalam memilih fashion.
Tetap cantik tapi kesehatan selalu jadi prioritas bukan?!




